78 JAMAAH KABUPATEN PASURUAN GAGAL BERANGKAT HAJI

Rabu, 5 September 2012 12:13:37 - oleh : admin
78 JAMAAH KABUPATEN PASURUAN GAGAL BERANGKAT HAJI

SUARA PASURUAN - Sebanyak 78 jamaah calon haji asal Kabupaten Pasuruan terpaksa gagal berangkat tahun ini,lantaran tidak melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) hingga batas akhir pembayaran tahap I, 31 Agustus lalu.

Banyaknya jumlah jamaah yang urung menunaikan rukun islam kelima itu, menurut Bambang Hermanto, Kasi Penyelenggaraan Umroh dan Haji di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, disebabkan beberapa alasan, seperti keuangan dan faktor pribadi.

Saat ditemui di kantornya kemarin (Selasa, 04 September 2012), Bambang menjelaskan, keseluruhan jamaah yang tidak dapat melunasi BPIH terpaksa masuk dalam waiting list (daftar tunggu), untuk kemudian akan berangkat tahun 2013 mendatang.

"Ya mau gimana lagi, kami sudah mengumumkan kalau batas akhir pelunasan BPIH tahap pertama adalah sampai akhir bulan agustus lalu. Kalau belum lunas, ya pasti tidak akan berangkat haji tahun ini," ujar pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Urusan agama islam (urais) itu.

Dengan menyusutnya jumlah jamaah akibat banyaknya yang tidak melunasi, Kemenag masih memberikan kesempatan kepada jamaah calon haji yang terdaftar di tahap kedua, untuk melunasi BPIH terhitung sejak 02-07 September mendatang.

"Tapi untuk tahap kedua ini bukan kami tujukan kepada jamaah yang tidak dapat melunasi, melainkan jamaah lain yang dijadwalkan berangkat tahun ini," kata pria berkumis itu.

Lebih lanjut, Bambang menambahkan, untuk tahap pertama, dari 1166 jamaah, terdapat 1088 jamaah yang telah melunasi BPIH. Sementara untuk tahap kedua, kementerian agama pusat telah memberikan kuota antara 200-215 jamaah calon haji yang akan berangkat tahun ini.

Oleh karenanya, dirinya menghimbau kepada jamaah, untuk dapat segera melunasi BPIH pada tahap kedua.

"Ini tahap kedua sekligus tahap terakhir. Jadi kami sarankan untuk segera melengkapi kekurangan biaya haji tahun ini. Kalau tidak, ya pasti berangkat tahun depan atau tahun-tahu depannya lagi,"pungkasnya kepada Radio Suara Pasuruan kemarin. (EMIL)

Informasi "Berita SKPD" Lainnya