SENI RUDHAT ISHARI KABUPATEN PASURUAN TEMBUS MURI

Rabu, 9 Oktober 2013 14:50:13 - oleh : admin
SENI RUDHAT ISHARI KABUPATEN PASURUAN TEMBUS MURI

SUARA PASURUAN  - Untuk pertama kalinya, Seni Rudhat Ishari (Ikatan Seni Hadrah Indonesia) Kabupaten Pasuruan masuk dalam catatan MURI (Museum Rekor Indonesia), untuk jumlah peserta terbanyak hingga mencapai 10.084 orang.

Sri Wijayati, Senior Manager MURI memberikan anugerah tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Pasuruan, dalam Gebyar Majelis Seni Rudhat Ishari, yang digelar di Taman Chandra Wilwatikta Pandaan, Selasa (8/10) malam.

Anugerah tersebut diterima langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf, serta didampingi oleh Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha, dan Asisten I Sekda Kabupaten Pasuruan, HM Soeharto.

Bahkan, Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf juga turut menerima penghargaan tersebut.

Menurut Sri, Seni Rudhat yang digagas oleh Irsyad tersebut merupakan rekor baru ke 6171 yang masuk ke buku catatan MURI, dalam arti belum pernah dilakukan oleh seluruh daerah di Indonesia.

"Dengan ini kami menganugerahkan piagam penghargaan kepada pemrakarsa dan penanggung jawab seni rudhat ishari di Kabupaten Pasuruan. Kami catat sebagai rekor baru di Museum Rekor Indonesia," ucap Sri, sesaat sebelum akhirnya menyerahkan penghargaan tersebut, di hadapan puluhan ribu santri yang memenuhi tribun Taman Chandra yang berkapasitas 15.000 orang itu.

Ditambahkannya, selama ini MURI sudah 5 kali datang ke Pasuruan untuk memberikan sertifikat penghargaan. Kelima penghargaan tersebut di antaranya Fashion Show dengan Busana Bordir di Bangil pada tahun 2005 lalu, kemudian pembuatan buku katalog terbesar dengan ukuran 2X2 meter di Pandaan, Bakar Bandeng Terpanjang di Kota Pasuruan, Baca Al Qur'an dengan peserta sebanyak 15.139 peserta di Stadion Pogar Bangil tahun 2010 lalu, serta ditambah dengan gebyar majelis seni rudhat ishari yang berlangsung di Taman Chandra Wilwaktikta.

"Kami sudah mencatat kalau jumlah pesertanya ternyata lebih dari apa yang kami kira. Ini bnar-benar di luar dugaan kami. Sekali lagi kami ucapkan selamat untuk pemkab pasuruan yang untuk pertama kalinya menggelar pencapaian rekor MURI pada tahun ini," imbuhnya.

Sementara itu, Irsyad Yusuf mengaku bangga dengan puluhan ribu santri yang kompak memakai baju koko warna putih, sehingga bukan hanya menembus Rekor MURI saja, tapi juga semakin menambah keindahan gebyar Pyang juga dinamai Pasuruan Bermunajat itu.

"Para santri tersebut berasal dari seluruh Pondok Pesantren se-Kabupaten Pasuruan. Ada yang naik truk, ada juga yang naik angkutan umum dan lain sebagainya. Saya ucapkan banyak terima kasih untuk seluruh masyarakat kabupaten pasuruan yang sudah datang ke tempat ini dengan penuh semangat," tegas Irsyad dalam sambutannya.

Ke depan, Ketua PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Kabupaten Pasuruan itu berjanji akan memajukan dunia seni dan budaya asli kabupaten pasuruan, sehingga terangkat hingga ke seluruh penjuru tanah air.

"Rudhat Ishari adalah kesenian asli Kabupaten Pasuruan yang terus akan kita kembangkan dari waktu ke waktu, apalagi pasuruan adalah kota snatri yang penuh dengan para alim ulama dan santrinya, sehingga saya juga menghimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan sama-sama membangun Kabupaten Pasuruan yang sejahtera dan maslahat," tandasnya. (EMIL)

Informasi "Berita SKPD" Lainnya